Tampilkan postingan dengan label Processor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Processor. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Oktober 2011

Cara mudah over clock

Overclocking itu sebenernya apa sih ? Overclocking atau sering disingkat OC adalah tindakan memaksa PC untuk bekerja diatas kinerja yang sudah ditentukan oleh produsen. Efek samping dari OC adalah Overheat sampai kerusakan komponen PC, Maka dengan ini sebelum semua kasus terburuk terjadi bahwa SEGALA KERUSAKAN yang terjadi terhadap hardware anda bukan tanggung jawab penulis, atau dengan kata lain, kerusakan yang terjadi adalah tanggung jawab Anda sendiri.


Ada rumor mengatakan overclocking dapat menghilangkan garansi, jadi garansi tidak berlaku walaupun belum expired. Nah, tetapi disamping itu aku banyak menemui kasus orang yang hardwarenya rusak karena overclocking, tetapi garansinya tetap berlaku.

Langkah 1 - Identifikasi Komponen

Sebelum memulai overclocking, investigasi terlebih dahulu spesifikasi PC anda. (Motherboard, RAM/Memory , Processor , VGA Card, PSU (Power Supply Unit) )

Langkah 2 - Merek Hardware Yang Cocok Untuk Overclocking

Cari tahu lebih dalam lagi tentang chipset yang motherboard yang kalian pakai. Chipset ini berguna untuk mengetahui seberapa besar kemampuan motherboard dalam membantu overcklocking kinerja processor kalian. Berikut ini daftar chipset-chipset dari INTEL yang kemampuannya sudah bisa untuk dioverclock lebih dahsyat. Oh ya, biasanya untuk mengetahui chipset apa yang kalian gunakan di motherboard kalian, bisa liat tipe mobo (Motherboard) kalian menggunakan software Lavalys Everest misalnya. Misal Asus Abit IX-38 Quad GT berarti memakai chipset Intel X38.

Chipset Intel

P965
P35
X38
P48
X48
P45
X58 (Core i7 / Nehalem)


Daftar chipset kalian tidak ada di sini? Tidak perlu khawatir, pada dasarnya OC tidak dipengaruhi oleh jenis chipset yang kalian gunakan. Cuman, kalo pake chipset yang ada di atas, hasil OC yang kalian dapat bisa lebih dahsyat. Misalnya kalian masih pake chipset lawas semacam 915P, 945P, hasil yang kalian dapatkan sangat kecil. itu aja koq...

AMD Phenom ll X6 Saingan intel i7


Apa Prosesor tercepat saat ini ? mungkin ingatan anda akan langsung tertuju pada intel core i7 980X,Tapi berapa banyak dari anda yang rela merongoh kocek cukup dalam untuk memilikinya ?
AMD memiliki kinerja yang baik,tidak selalu berbanding lurus dengan harga yang tinggi.

Sejak era Phenom generasi pertama,AMD memulai tren baru.Mereka menawarkan prosesor berinti lebih banyak ketimbang saingannya pada satu titik harga pasar.Pendekatan pasar yang cukup efektif ini sepertinya membguat AMD “ketagihan”.Ketika prosesor hexa-core milik intel diluncurkan,kita tahu bahwa pilihan alternative dari AMD juga akan segera keluar.Tentunya produk AMD ini akan lebih murah dibandingkan produk intel,Mengingat track record AMD sebelumnya.

AMD Phenom ll X6 diluncurkan untuk menjawab permintaan pasar dan fansnya.Kemunculan ini sekaligus memanaskan kembali persaingan dengan rivalnya yang sudah terlebih dahulu meluncurkan prosesor berinti enam.Bersamaan dengan peluncuran perdana dua varian Phenom ll X6(1055T dan 1090T),AMD juga mengenalkan chipset baru yakni 890 GX/FX.

Untuk menemani Phenom ll X6 ini.Kombinasi antara Phenom ll X6 1090T,890 GX/FX serta radeon HD seri 5000 menghasilkan platform baru yang disebut “Leo”.Walaupun Phenom ll X6 1090T memiliki jumlah inti sebanyak enam buah,teknologi yang digunakan pada inti prosesornya tersebut tidak berbeda dengan keluarga Phenom ll sebelumnya.Pasalnya,chip ini masih menggunaka arsitektur yang sama.Jadi pada dasarnya,AMD hanya memampatkan enam buah inti tersebut kedalam “wadah” yang sama dengan Phenom ll X4.kesamaan teknologi ini juga termasuk TDP nya yang sama dengan pemilik nama kode(code name) ”Thuban” ini tetap hadir dengan sesuatu yang baru.

Mengenai Sandy Bridge Prossesor Intel

Prosesor Intel Core generasi ke-2, yang banyak dikenal dengan codename ‘Sandy Bridge’, memiliki arsitektur yang baru, performa yang sangat fenomenal, dan overclockability yang luar biasa (mencapai 5.4Ghz dengan pendingin HSF). Maka dari itu, ada beberapa orang yang merasa bahwa mengupgrade sistem lama ke Sandy Bridge akan menghadirkan peningkatan performa yang signifikan.


Apakah Anda salah satu diantaranya? Nah, sebelum anda pergi ke Mangga Dua dan mengganti sistem lama Anda, ada baiknya Anda membaca artikel ini terlebih dahulu!

Seperti halnya setiap hardware baru yang dirilis, Sandy Bridge memiliki sedikit karakteristik ‘unik’ yang membuatnya berbeda dengan hardware lain, berikut ini diantaranya :


1. CPU LGA1155 TIDAK kompatibel dengan LGA1156


Hal ini terdengar cukup simple, namun begitulah adanya. Jika saat ini Anda ingin menggunakan prosesor Sandy Bridge yang menggunakan soket LGA1155, mau tidak mau Anda harus membeli motherboard yang menggunakan soket LGA1155. Tidak ada backward-compatibility antara CPU LGA1156 dan LGA1155. Satu-satunya hal yang sama dari LGA1155 dan 1156 adalah lubang untuk mounting HSFnya, sehingga Anda masih dapat menggunakan HSF LGA1156 pada prosesor Sandy Bridge LGA1155 Anda.



2.Prosesor K-Series vs Non-K-Series, apa bedanya?

Jika Anda menyimak berbagai model prosesor Sandy Bridge yang akan dirilis pada artikel kami yang sebelumnya, Anda akan menyadari bahwa ada beberapa prosesor yang memiliki model number yang sama, namun mempunyai akhiran ‘K’. Prosesor yang memiliki akhiran ‘K’ seperti i5-2500K dan i7-2600K adalah prosesor yang disebut sebagai prosesor K-Series, sedangkan prosesor tanpa akhiran ‘K’ seperti i5-2300 dan i5-2500 disebut prosesor non-K-Series.

Yang perlu Anda ketahui adalah tidak ada perbedaan clockspeed antara varian K-series dan Non-K series. Satu-satunya perbedaan antara K-series dengan Non-K adalah semua prosesor K-series memiliki multiplier yang tidak dikunci yang memungkinkan overclocking CPU via multiplier.

Gambar berikut ini akan menjelaskan perbedaan antara prosesor i5 2500K dan i5-2500 :